Menjadi Introvert

Menjadi IntrovertOleh: M. Ma’ruf Muzaqi Aku akan menikmati kesepianDengan belajar cara mengabaikanTetapi, ada samudra di kepalakuDan nama mereka hanyut di laut pikirkuWaktu adalah gurun pasir kematianBadai pasir melahirkan anak-anak kesedihanLangit menumpahkan ribuan panah kecemasanMembanjiri kita dengan hujan ̶ air mata yang ditekanDi hari penuh haru, angin mengamati bulu kuduk untuk waktu yang dikutuk Tanganku pernah sebebas suaraYang bergetar melintasi gendang-gendang telingaSebelum terpaksa lelap pada mata uang yang matiTetapi, bahkan Tuhan sendiri yang mengurungMembatasi puisi kitaMengurangi bahasa kitaMenenangkan kita Begini berita hari ini:Hati-hati!Angka kematian di langit tiba-tiba meningkatBegitupun dengan kebutuhan sandang,…