Terlambat

TerlambatOleh: Raisa Duka itu datang, bahkan sebelum, sesaat, dan setelah kubayangkanBagaimana aku bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan?Ketika ia kerap hadir dalam keduanya. Duka itu membuatku menjadi seorang berpenyakitYang terjangkit virus kronis, menghancurkan sistem air matakuIa meluncur tak terkontrol, seperti nafsu manusia di dunia. Seluruh uangku tidak bisa untuk membeli mesin waktuAtau menukarnya dengan ribuan permata, tidak.sebelum matahari itu terbit, aku hanya ingin sekali sajaAku ingin pulang dan menciumnya.