Ekuilibrium

EkuilibriumOleh: Rizkita Kuscahyani Jemari mungilnya menggenggam erat jempolku dengan kuat. Sayangnya, genggamannya mulai merenggang dibasahi oleh titik-titik air yang meluncur dari mataku sebelah kiri sebagai pertanda kesedihan. Di hadapan nisan anak tunggalku, aku berjanji akan mengawal setiap tugas perkembangan kedua anaknya. Akibat pemabuk yang bergentayangan di jalan raya, putriku Anne dan suaminya Genta, menjemput ajalnya di saat Hanifah berumur 15 bulan dan seragam merah putih khas sekolah dasar membalut tubuh Margaret. Kedua cucuku itu adalah harapan, semangat, dan tekadku yang kuat dalam tiap jejak langkahku. *** “Nek, Hanifah berangkat ya…

Sepasang Sayap

Sepasang SayapOleh: Nuril “Kampret, gila lu!”           Seorang pria berpiak tengah menatap tajam wajah Audy yang terburu menahan lidahnya saat menyadari ia menjadi sorotan setelah mengucap kalimat ternodai pada seekor kucing hitam. Audy memalingkan wajah berusaha menjauh dari tatapannya. Bukannya menghindar, pria ini terus mendekat perlahan pada Audy.           “Mbak, ini earphone milikmu?” Oh shit! Audy pikir pria ini akan memarahinya setelah ia menggertak kucing tak bersalah karena terus mengikuti di mana pun Audy berada. Ia menunduk sambil berpura-pura membenahi kerudungnya.           “Eh iya Mas punya saya, terima kasih.” Wajah…

Kebenaran

KebenaranOleh: Anna D Siang ini, cuaca sangat cerah dan sinar matahari sedang terik-teriknya. Namun, hal itu tidak menjadi halangan bagi sekelompok orang atau lebih tepatnya sekelompok mahasiswa yang saat ini berbaris rapi di lapangan. Mereka adalah pengurus dari UKM Mapala yang sedang rapat untuk membicarakan diklat UKM Mapala bagi mahasiswa baru. Ya, namanya juga UKM Mapala, rapat sambil dijemur di lapangan sudah menjadi hal biasa. Tiba-tiba semua mahasiswa itu kompak menolehkan kepalanya ke sumber suara derap langkah seseorang yang terdengar tergesa. Dia adalah Lala. Mahasiswa dari Jurusan Seni dan Desain,…

AKU DAN KUCINGKU

AKU DAN KUCINGKUOleh: Antonia “Jadi, kamu lebih milih dia daripada aku?” Dia terdiam “Kamu tega ya sama aku. Aku udah ngasih segalanya ke kamu, kamu malah lebih nyaman sama dia.” Kali ini dia mengeluarkan suara manja dan sorot matanya ke orang lain. Tak bukan orang yang telah membuatnya nyaman “Baik jika itu keputusanmu. She, bawa dia. Kayaknya dia udah nggak betah sama aku.” Ucapku sedih. Kucingku, Timo, lebih memilih hidup bersama adikku, Sherlina, daripada aku yang sudah merawatnya sejak kecil. Timo aku temukan di pasar dalam keadaan kurus dan kedinginan.…

MENGANGKASA

MENGANGKASAOleh: Dandy “5 Tahun lagi apa yang akan kamu lakukan?” Pertanyaan itu dilontarkan tepat di telinganya. Membuat mulut yang sibuk menyedot boba terhenti sejenak dan bola mata Angkasa tertuju tepat ke senyuman Wulan. “Apaan sih, Bul?” “Ya jawab aja.” Angkasa menengadah ke atas dan menarik napas. ** Sekelebat bayangan tersebut kembali muncul di ingatan Angkasa. Satu cup boba  favorit Wulan tergeletak di samping meja kerjanya. Ya, dia adalah Angkasa, manusia standar tanpa minat. Jika ada yang bertanya. Apa sih sebenarnya yang Angkasa suka? Jawabannya…, semua. Iya. Semua. Dia suka bola,…