OPINI – HARI BUMI SEBAGAI REFLEKSI KEADAAN ALAM MASA KINI

 Hari Bumi sebagai Refleksi Keadaan Alam Masa Kini Oleh: Yunis Roisatul Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April di seluruh dunia. Awalnya, John McConnell seorang aktivis perdamaian pada tahun 1969 ketika posisi matahari tepat berada di garis Khatuilistiwa atau disebut Ekuinoks mencanangkan Hari Bumi diperingati pada 20 Maret. Namun, setahun setelahnya, yaitu pada tahun 1970, Gaylord Nelson mencanangkan hari Bumi pada 22 April yang bertepatan dengan musim semi di Northen Hemishere di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. Hal ini bermula dari keprihatinan Gaylord Nelson melihat…

Menyikapi Fakta Homoseksual

  Oleh Royyan Julian             Apa yang Anda rasakan ketika mendengar kata ‘homoseksual’? Barangkali Anda akan merasa benci dan jijik mendegarnya. Barangkali Anda juga akan berkata, “Bagaimana mungkin dia bisa menyukai sesama jenis?” Lantas, Anda akan berkata bahwa ia melanggar kodrat yang diturunkan langit kepadanya. Anda akan mengatakan bahwa dia yang homoseksual tidak pantas menginjakkan kakinya di bumi ini. Para homoseksual harus dikucilkan. Sebenarnya, bila kita mengetahui fakta di balik homoseksual, barangkali pikiran kita akan berubah, bagaimana seharusnya memandang kaum homoseksual. Menjadi homoseksual bukanlah pilihan seseorang, tetapi merupakan bawaan sejak…

Revitalisasi Sadar Pluralitas

  Oleh Royyan Julian             Benar apa yang dikatakan saudari Islamiyah dalam tulisannya yang berjudul Fenomena Keagamaan di Tengah Pluralitas Bangsa dalam Tabloid on Line bahwa sila pertama Pancasila menandakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berketuhanan. Meskipun sejauh ini sila tersebut telah dianggap mampu mewadahi keberagaman agama dan kepercayaan di Indonesia, namun menurut penulis, ini masih belum cukup. Bila kita cermati lebih dalam lagi, maka kita akan menemukan bahwa sila pertama tidak bisa melindungi pluralitas seratus persen. Buktinya, agama yang boleh dianut oleh masyarakat Indonesia hanya beberapa saja. Tentu…

Ritual Kurban, Tradisi Semua Agama

  Oleh Royyan Julian     Bilamana kita tahu bahwa kurban adalah tradisi yang dilaksanakan oleh umat muslim setiap hari raya Idul Adha, maka penulis menepis pendapat tersebut dengan bertolak dari tradisi-tadisi selain Islam. Dengan kata lain, sebenarnya tradisi kurban bukan hanya ritus yang hanya ditunaikan oleh pengikut Muhammad saja, melainkan menjadi ritual yang dilaksanakan oleh agama-agama lain. Oleh karena itu, jangan heran bila kita (sebagai umat muslim) menemui ibadah serupa pada tradisi-tadisi selain Islam. Kurban, sebagaimana ibadah seperti puasa dan haji (ziarah) adalah ibadah universal yang bisa kita jumpai…

Menyoal Dikotomi Agama Resmi dan Agama Tidak Resmi

  Oleh Royyan Julian             Adakah kita berpikir bahwa negara kita yang di bangun atas dasar demokrasi yang konon mampu mewadahi segala macam perbedaan ternyata dalam praktiknya justru mencampakkan yang namanya keberagaman? Pernahkah kita membayangkan bahwa negara kita yang memiliki slogan bhinneka tunggal ika tapi pada kenyataannya memiliki sejumlah persoalan vital menyangkut pluralitas? Tahukah bahwa negara majemuk yang kita pijak ternyata memiliki sejumlah cacat hukum hingga gagap berbicara masalah heterogenitas budaya? Pertanyaan-pertanyaan eksistensial tersebut diajukan atas satu masalah yang saya anggap cukup fatal menggerogoti toleransi bangsa kita, yaitu masalah pengakuan…