Terlambat

TerlambatOleh: Raisa Duka itu datang, bahkan sebelum, sesaat, dan setelah kubayangkanBagaimana aku bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan?Ketika ia kerap hadir dalam keduanya. Duka itu membuatku menjadi seorang berpenyakitYang terjangkit virus kronis, menghancurkan sistem air matakuIa meluncur tak terkontrol, seperti nafsu manusia di dunia. Seluruh uangku tidak bisa untuk membeli mesin waktuAtau menukarnya dengan ribuan permata, tidak.sebelum matahari itu terbit, aku hanya ingin sekali sajaAku ingin pulang dan menciumnya.

Ada yang Tanggal dan Kita Belum Mengerti Apa

Ada yang Tanggal dan Kita Belum Mengerti ApaOleh: nawalapatra Ada yang tanggal dan kita belum mengerti apa Barangkali tatkala tiba masa kita memungutrasa secukupnya, dan menyimpannyadalam saku kemejamu yang putih gadingLantas luntur bersama segala kenangyang ujungnya tenggelam dalam kening Ada yang tanggal dan kita belum mengerti apa Barangkali tatkala percakapan kedaluwarsaberganti menjadi kaset rusakyang berputar di kepalaLantas bayang dan rengkuhmukini hanya menjelma sekelebat hampa Pada stasiun kereta penuh, taman kota riuh,dan segala keramaian acakMenjadi saksi sepi yang bergelung nyaman di pundakDan segala tanya yang masih menempeli kepala:Ada yang tanggal dan…

Dengan Gaun Kau Telanjang

Dengan Gaun Kau TelanjangOleh: M. Ma’ruf Muzaqi Ini tubuhku yang telanjangBerserah pada heningPasrah pada mata beningApa kau lihat?Ada bekas robek di dahi,mata kiri, juga hati yang kau curi Masuklah pada hatiku yang hilangAda perayaan malam telanjangUntuk setiap hati yang nestapaSemua orang datang tanpa busanaDan bergumul dengan kenanganDi kamar yang abadi oleh puisi Lihat mataku yang telanjangDari sebening bercak darahDi titik hitam matakuAda dirimu dan seorang priaSedang ku kutuk sebagai masa lalu Lantas, mengapa kau tutup dirimuDengan gaun pesta ulang tahunSementara tubuhmu ialah tubuhkuLukamu sepenuh ingatanku padamu

Seorang Kekasih

Seorang KekasihOleh: Dhiyah Aku jatuh cinta padamu ketika aku pertama kali bertemu denganmu Tiba-tiba cinta ini tumbuh di ruang sepiku yang gelap dan kehidupanku yang tandus Tuhan menciptakanmu benar-benar sempurna tanpa kekurangan sebuah kata Kita pernah sesekali bersetubuh bersama Kau punya sisi mistis tersendiri Gelap selalu memanggilku untuk bersamamu Senja mengajarkanku tentang sebuah kerinduan Bahwa kekasihku menungguku di bawah rembulan

Maling Mengganggu Waktu Tidurku

Maling Mengganggu Waktu TidurkuOleh: nudiaanb Kamu pandai sekali terbangPergi, hilang tak kembaliSekali datangAkan kutangkapKujagaTapi katamu“Aku bukan hewan langka.”Aku ibaKamu kelaparanKuberi kamu rotiTapi katamu“Itu barang haram.”Ini roti halal dari uang halaldari kotak amal masjidyang kuambil diam-diamTapi yang kudapat Kamu meradang