DAMPAK DARI SEBUAH TREN KALANGAN MILENIAL

DAMPAK DARI SEBUAH TREN KALANGAN MILENIAL
Oleh: Tiara Wilda Anantika

Belakangan ini media sosial khususnya Instagram tengah diramaikan oleh sebuah tren yang di beri nama ‘ikoy-ikoyan’. Tren ini dicetuskan oleh selebgram/youtuber Arief Muhammad. Mengutip dari wolipop.com (2021) ikoy-ikoyan adalah membagi-bagikan uang, makanan, barang, dan lain-lain, melalui dirrect message kepada pengikut atau follower di Instagramnya. Kata ‘ikoy-ikoyan berasal dari nama karyawan Arief Muhammad yang bernama Rizqi Fadillah. Dalam kesehariannya, Rizqi dipanggil Ikoy. Melalui Ikoy lah Arief awalnya memberikan hadiah kepada pengikutnya di Instagram. Untuk mendapatkan hadiah tersebut para pengikutnya mengirimkan direct message yang berisi keperluan-keperluan yang sedang dibutuhkan maupun komentar unik dan lucu ke akun Instagram selebgram/youtuber tersebut.

Selain itu Arief, mengajak agar para pengikut aktifnya untuk mengikuti akun Instagram usaha yang ia rintis. Tren ‘ikoy-ikoyan’ menjadi ramai setelah para follower meminta selebgram lain, artis, online shop untuk ikut mengadakan tren ini. Tren ‘ikoy-ikoyan’ mengundang beragam reaksi. Banyak selebgram lain, artis, online shop yang namun tidak sedikit juga yang kontra. Mengutip dari Antara dalam Suara.com (2021), psikologi dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto menilai tren ini dapat menimbulkan efek kebiasaan, di mana setiap ada kesulitan diatasi dengan meminta bantuan kepada orang lain, tanpa adanya usaha terlebih dahulu. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar tren tersebut disikapi dengan bijak. Kasandra mengatakan bahwa hal ini bisa saja menjadi bagian dari strategi marketing karena dapat meningkatkan jumlah followers, membangun image positif, membuatnya menjadi tenar. Pendapat yang sama diungkapkan oleh psikolog dan founder dari Klinik Psikologi Ruang Tumbuh, Irma Gustiana A, M.Psi mengatakan bahwa tren ini mungkin tidak menimbulkan gejala-gejala yang dapat beresiko pada gangguan mental. Namun hal ini dapat menurunkan karakter seseorang. Karena membuat kebiasaan untuk menyelesaikan masalahnya dengan cara meminta pada orang lain.

Tren ini dapat menimbulkan dampak positif apabila disikapi dengan bijak. Karena tujuan ‘ikoy-ikoyan’ sebenarnya untuk berbagi kebahagian kepada orang lain. Apalagi di masa pandemi sekarang ini orang-orang lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Sehingga dengan adanya ‘ikoy-ikoyan’ ini setidaknya dapat mengurangi beban mereka. Siapa sih yang tidak suka mendapat hadiah, pada umumnya manusia pasti suka jika dikasih hadiah walaupun hanya sekedar hal kecil. Sehingga tren ‘ikoy-ikoyan’ ini  dapat memberikan dampak positif maupun negatif tergantung tanggapan pribadi. Karena yang dapat mengendalikan diri adaalah diri sendiri.

Sumber:
Gresnia,, A., F. Viral Tren Ikoy-ikoyan Bagi-bagi Uang Hingga HP ala Arief Muhammad, Apa Itu?. URL: https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-5665284/viral-tren-ikoy-ikoyan-bagi-bagi-uang-hingga-hp-ala-arief-muhammad-apa-itu?_ga=2.254404864.928471058.1631239352-1776567055.1617584352 (online). Diakses pada September 2021

Vania Rossa. 2021. Pakar Menilik Dampak yang Bisa Terjadi dari Tren Ikoy-Ikoyan. URL: https://www.suara.com/lifestyle/2021/08/12/181556/pakar-menilik-dampak-yang-bisa-terjadi-dari-tren-ikoy-ikoyan (online). Diakses pada September 2021

Related posts

Leave a Comment