ESAI – PEREMPUAN DAN OPERASI PLASTIK

0
296

Perempuan dan Operasi Plastik

Oleh: Agnes Oktaviantina

Kalimat “Cantik itu relatif” dapat merubah pemikiran dan cara pandang orang mengenai definisi cantik. Beberapa orang terutama perempuan sangat berhati-hati dalam menjaga dan merawat penampilan mereka. Mereka berpikir bahwa kecantikan adalah permasalahan penting dan sensitif untuk benar-benar diperhatikan. Banyak cara yang mereka lakukan untuk mempercantik diri. Salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang signifikan adalah dengan melakukan operasi plastik. Perempuan biasanya melakukan operasi plastik untuk menunjang  karir dan memenuhi kepuasaan diri. Di sisi lain, beberapa perempuan berpikir bahwa menjadi cantik tidak hanya tentang mempercantik penampilan fisik tetapi juga beberapa aspek lainnya seperti memperluas wawasan dan memiliki hati yang baik. Oleh karena itu, perempuan seharusnya tidak melakukan operasi plastik karena beberapa alasan yang akan dijelaskan di bawah.

Perempuan seharusnya meningkatkan inner beauty yang mereka miliki karena cantik di dalam lebih baik daripada cantik di luar. Mereka harus menyadari bahwa otak dan hati lah yang seharusnya dipercantik  terlebih dahulu. Masalah wajah sebaiknya diperhatikan setelah benar-benar memperluas wawasan dan menjaga hati. Jika hanya mempercantik paras wajah tetapi tidak memiliki hati yang baik dan wawasan yang luas, maka perempuan tidak bisa dikatakan cantik. Perempuan yang memiliki kecantikan sesungguhnya adalah perempuan yang mampu mengimbangi ketiga aspek tersebut. Perempuan yang merawat fisik tanpa mengubah apa yang telah diberikan oleh Tuhan, memiliki hati yang baik dan mampu berpikiran luas adalah kecantikan sejati yang harus dimiliki oleh perempuan. Meskipun terkadang banyak sekali orang yang melihat penampilan fisik orang lain untuk menilai seseorang, tetapi akan sangat tidak berkemanusiaan jika menilai buku hanya dari sampulnya karena penampilan fisik adalah pemberian Tuhan yang harus disyukuri dan dijaga. Salah satu contoh perempuan yang memiliki kecantikan luar dan dalam adalah Puteri Indonesia. Ia tidak hanya berwajah cantik tetapi juga berhati baik dan berwawasan luas. Menjadi cantik secara fisik memang sudah mendarah daging di masyarakat. Namun bagaimanapun juga memiliki inner beauty yang berarti berhati baik dan wawasan yang luas lebih dapat diterima di masyarakat.

Selain itu, melakukan operasi plastik juga dapat menghabiskan banyak uang. Menurut klinik kecantikan di Jakarta, harga yang paling murah di Indonesia adalah 8 juta rupiah dan yang paling mahal adalah 65  juta rupiah tergantung bagian mana yang akah dioperasi. Sebelum memutuskan untuk melakukan operasi plastik, perempuan harus mempertimbangkan penggunaan uang terlebih dahulu. Mereka akan menghabiskan banyak uang hanya untuk mengubah ciptaan Tuhan. Uang yang digunakan untuk melakukan operasi plastik dapat digunakan untuk hal lain yang lebih penting dan bermanfaat. Mereka sebaiknya menggunakan uang dengan baik dan bijak karena persaingan di bidang ekonomi semakin melonjak seiring berkembangnya jaman. Ketika perempuan lainnya menghabiskan uang  hanya untuk mempercantik diri dengan melakukan operasi plastik, jadilah perempuan yang dapat menggunakan uang untuk kebutuhan-kebutuhan yang lebih penting dan bermanfaat. Semakin dewasa perempuan akan semakin mengerti bahwa mencari uang tidak semudah menghamburkan uang. Maka dari itu, sebelum melakukan operasi plastik sebaiknya perempuan dapat mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan  yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Perempuan tertarik dengan operasi plastik karena melihat pengguna-pengguna lain mendapatkan hasil yang sempurna dan menarik. Pengguna operasi plastik memang memiliki wajah yang lebih cantik dari sebelumnya. Mereka hanya memikirkan hasil yang mereka dapatkan daripada efek jangka panjang yang akan mereka alami. Ada banyak resiko yang akan mereka hadapi nantinya. Sebelum berhasil mendapatkan hasil yang maksimal tersebut, mereka rela merasakan sakit yang dialami. Melihat wajah penuh jahitan sangat mengerikan, bukan? Pada beberapa permasalahan, “no pain no gain” yang berarti tidak ada pencapaian jika tidak merasakan sakit terlebih dahulu memang dapat diterima sebagai bentuk motivasi pada beberapa orang. Namun, menyakiti diri sendiri demi sesuatu yang tidak pasti hasilnya sebaiknya tidak dilakukan apalagi menyakiti fisik. Dokter operasi plastik sendiri terkadang tidak bisa menjamin apakah pasiennya akan berhasil mendapatkan hasil yang diharapkan atau tidak.

Berdasarkan ketiga alasan diatas, perempuan sebaiknya tidak melakukan operasi plastik. Perempuan cantik tidak dapat diukur dari seberapa sering ia melakukan perawatan fisik dan seberapa banyak uang yang ia keluarkan untuk merawat wajah. Meskipun merawat wajah perlu dilakukan, tetapi akan lebih baik jika perempuan memperbaiki hati dan memperluas wawasan. Selain itu, perempuan harus bisa mengatur pengeluaran uang untuk memenuhi kebutuhan karena mendapatkan uang tidak semudah menghabiskannya. Resiko jangka panjang yang akan dialami oleh pasien juga menjadi hambatan untuk tidak melakukan operasi plastik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here