ESAI – Resmi Menjadi Olahraga E-Sports Di Kancah Internasional , Masih Anggap Game Online Buruk?

0
122

Resmi Menjadi Olahraga E-Sports Di Kancah Internasional , Masih Anggap Game Online Buruk?

Ryandini Dwi Puspita

Email: ryandinipuspita1@gmail.com

Universitas Negeri Malang

 

Pradigma yang buruk  masih mengakar pada kalangan masyarakat Indonesia mengenai game online. Bahkan game online di cap menjadi sebuah penyakit mental bagi anak. Seperti yang dilansir dari kompas.com mengenai Gamming Disorder. Namum, sebenarnya tidak seutuhnya menjadi sebuah penyakit. Hal tersebut tergantung bagaiamana pemain  atau gamers tersebut melakukannya serta peran orang tua yang mengarahkan dengan benar bagaiamana adab bermain game online secara benar. Misalkan memanage waktu untuk bermain game online dengan tepat dan benar agar anak tidak kecanduan.  Selain itu  mendukung anak jika berbakat dibidang game online. Selama ini game online hanya ditampilkan satu sisi saja. Sehingga menganggap game online selalu berdampak buruk. Padahal nilai-nilai kebaikan game online ada secara implisit.

Namun di balik itu semua ternyata game online masih memiliki nilai yang baik jika di pandang dari prespektif yang berbeda. Bahkan semakin populernya game online saat ini game online menjadi salah satu olahraga yang disebut dengan E-Sport. Hal tersebut di dukung kuat oleh www.ocasia.org  official website of the Olympic Council of Asia  pada 17 april 2017 bahwa e-sports bakal diperkenalkan mulai tahun ini pada ajang Asian Indoor and Martial Arts Games 2017 di Ashgabat, Turkmenistan, kemudian dipertandingkan sebagai cabang eksibisi dalam Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Indonesia.

E-sport (Elektronik Sport)  merupakan cabang olahraga yang  mengandalkan strategi dan otak atau lebih disebut sebagai Mind Sports(olahraga pikiran). Game online tak semudah yang dibayangkan.Game online memerlukan banyak perangkat untuk memaikannya. Monitor, keyboard,mouse, aliran listrik , koneksi internet yang memadai belum lagi seorang gamers harus tahu karakter game,spesifikasi game tersebut , timing,konsentrasi,visuall skill serta strategi yang kuat untuk mengahadapi lawan.Tidak hanya itu kekompakan tim juga diperlukan dalam memainkan Game Online.   E-sport sudah diakui sebagai olahraga di berbagai negara maju seperti Korea Selatan, Amerika dan negara-negara di Eropa. Di Indonesia  E-Sport sudah ada sejak tahun 2014 dimana E-sport ada dibawah naungan FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia)  KEMENPORA. Seperti yang dilansir dari Kompasiana.com yang menyatakan bahwa E-Sport menjadi cabang olahraga di Indonesia sejak 24 Juni 2014. Asosiasi resmi E-Sports Indonesia dinamakan IeSPA (Indonesian e-Sports Association). IeSPA sendiri telah diakui oleh IeSF asosiasi E-Sports dari luar negeri. Di Amerika dan di Korea Selatan bahkan menyediakan beasiswa untuk para gamers untuk kejuaran LOL (League Of Legend). Selain itu negara-negara di Eropa memasukan E-sport sebagai mata pelajaran untuk mempersiapkan gamers-gamers profesional.

Dilansir pada Kumparan.com Perkembangan game online sendiri di Indonesia sudah ada sejak tahun     1980-an. Saat itu, pernah diadakan sebuah turnamen untuk game berformat 8-bit ciptaan perusahaan Atari yang berjudul “Space Invaders.” tahun 1990 sampai 2000-an awal, saat komputer personal (PC) sudah mulai populer di masyarakat, kompetisi E-Sport yang “sebenarnya” mulai banyak diadakan. Tahun 2000-an hingga saat ini mungkin bisa disebut sebagai masa keemasan bagi E-Sport. Menjamurnya kompetisi-kompetisi berskala besar di banyak negara di dunia seperti World Cyber Games, Electronic Sports World Cup, serta Major League Gaming (MLG) mulai dikenal banyak orang. Indonesia sendiri memiliki tim yang sudah berkancah di dunia international. Sebut saja Tim Recca eSport, NXL, atau CS:GO,bahkan salah satu pemain indonesia sudah di rekrut pihak China untuk bermain Counter Strike 2. Dilansir dari kompas.com/25/10/2017, berdasarkan data yang diperoleh dari Kompas.Tekno dari situs e-sport internasioal newzoo.com, Indonesia memiliki 43,7 juta pemain game yang menghabiskan 880 juta dollar AS (sekitar Rp 11 miliar) untuk bermain game.  Indonesia menduduki peringkat ke-16 negara dengan pendapatan dari game terbesar di dunia. Sebesar 56 persen di antaranya merupakan gamer laki-laki yang menggunakan PC/laptop, dengan rentang usia 10-50 tahun. Sementara 44 persen sisanya adalah gamer perempuan dengan usia 10-50 tahun.

Jadi apakah anda masih menganggap game online sebagai aktivitas yang sepele? Sebenarnya game online mirip dengan catur yang menggunakan otak dan strategi saat memainkannya. Namun pemikiran yang sempit serta teori labelling yang sudah mendarah daging menjadikan seseorang yang awam menganngap game online adalah aktvitas yang buruk. Adanya E-sport  menambah nilai plus secara eksplisit di mata orang  yang belum memahami betul bagaiaman seorang gamers mencintai apa yang dicintainya. Selain itu diakuinya E-sport di indonesia menjadi wadah bagi seorang gamers yang menekuni dunia game online. E-sport sendiri bisa disimpulkan menjadi penangkal pergaulan bebas sehingga para gamer memiliki media untuk mencurahkan hobinya ditempat yang tepat.

Perlunya wawasan yang luas bagi warga Indonesia untuk mendukung E-sport sangatlah penting. Dibutuhkan peran pemerintah untuk menggencarkan olahraga yang masih dini keberadaannya. Harapannya, Indonesia memiliki atlet-atlet yang lebih banyak untuk kategori E-sport ini, agar Indonesia tak hanya mewadahi atlet-atlet yang kompeten dibidang olahraga tertentu saja. Namun, regulasi  pemain harus diperhatikan dalam eksekusinya. Pemerintah wajib menimbang bobot bibit bebetnya agar E-sport ini dapat berlangsung secara lancar tanpa mengurangi nilai-nilai moral bagi pemain yang masih berstatussiswa.

DAFTAR PUSTAKA:

https://www.kompasiana.com/silvercow/e-sports-game-online-menjadi-olahraga_54f96964a333113d548b4590

https://infokomputer.grid.id/2017/04/berita/berita-reguler/esports-game-online-cabang-olahraga-asian-games-2018-indonesia/

https://www.google.co.id/amp/s/m.kumparan.com/@kumparannews/game-online-dari-penyebab-merah-rapor-menjadi-e-sport.amp

https://www.jawapos.com/radarbojonegoro/read/2018/02/21/51155/game-online-dan-dilema-kategori-olahraga

https://www.hipwee.com/list/perkembangan-esport-di-dunia-semakin-diminati-dari-masa-ke-masa/

http://ligagame.tv/9-esports-news/555-berikut-ini-rangkuman-perkembangan-dan-sejarah-e-sports-dari-masa-ke-masa

https://www.duniaku.net/2015/02/20/game-online-indonesia-tahun-2014-ikhtisar-dan-infografis/

http://www.ocasia.org/News/IndexNewsRM.aspx?WKegervtea30hootVhTdtQ==

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here