PAMERAN KARYA 2022: SASTRA

  1. Cerita Tentang Langit Malam

Pengarang: Viola Zesica Sari (karya Individu)

Jenis karya: novel

Jumlah halaman: 256 halaman

Blurb: Namanya Bintang. Definisi untuk dia sama seperti bintangbintang di langit pada umumnya. Indah sekali saat kita menatapnya. Cahaya terang yang memenuhi gelapnya langit malam. Tidak salah aku jatuh hati padanya. Namaku Viona, selain suka menatap langit dan bintangnya aku juga suka sekali menulis. Menuliskan tentang kamu. Iya, kamu. Siapa lagi kalau bukan kamu Bintang. Yang membuat aku berkelana dengan berbagai rasa. Rasa rindu kala kita jarang bertemu, rasa takut kehilangan, rasa yang aku miliki bahkan rasa yang kau miliki membuatku risau setiap kali memikirkannya. Apakah rasa itu jatuh padaku? Atau telah jatuh pada hati yang lain? Ah … otakku harus berpikir keras untuk itu. Membuatku gila. 

2. Romantika Hidup di Dunia

Pengarang: Sedelinggam Temaram (Karya Kelompok)

Jenis karya: kumpulan puisi

Jumlah halaman: 65 halaman

Blurb: Sekumpulan puisi dari berbagai ungkapan hati milik jiwa-jiwa yang telah, tengah dan akan terus melalui lika-liku duniawi. Kisah, harapan, impian, kenangan, dan segala romantika kehidupan menjadi sebuah rasa yang tertuang dalam setiap untaian kata, menjelma menjadi puisi yang siap menyentuh sanubari. Setiap puisinya akan membawa rasa dan pesan yang berbeda, karena dibuat oleh belasan insan dari berbagai penjuru daerah dengan berbagai romantikanya. Bersiaplah untuk terhanyut dalam setiap rangkaian katanya.

3. Antologi Cerpen Kehilangan

Pengarang: Maryam Ignatia Latifha (karya individu)

Jenis karya: kumpulan cerpen

Jumlah halaman: 64 halaman

Blurb: Dunia ini emang dari awal sudah sakit dan kita diwajibkan berobat atau mengobati. Entah, berobat untuk menyembuhkan diri atau mengobati orang yang luka. Namun, semua seakan lupa bahwa sangat wajar bagi manusia untuk memerlukan obat dari orang lain. Semua bertopeng seakan mengatakan bahwa mereka baik dan tidak apa-apa akan semua yang ada di dunia.

4. Imajinasi Puisi

Pengarang: Zainal Abidin (karya individu)

Jenis karya: kumpulan puisi

Jumlah halaman: 41 halaman

Blurb: SINOPSIS Buku ini berisi tentang kumpulan-kumpulan puisi yang dibuat oleh penulis sendiri tanpa adanya pencurian karya dari penulis lain. Buku ini mempunyai puisi bermacam-macam genre, yaitu balada, alegi, epigram, dll.

5. Figur Kosong

Pengarang: Alfi Qoidatul Rokhimah (karya indvidu)

Jenis karya: kumpulan puisi

Jumlah halaman: 63 halaman

Blurb: Sekadar sajak aksara. Dalam bumbu deret asmara. Tanjakan lampau gurau tak jumpa. Tantangan sekarang bersua tak sapa. Beradu dalam angan hima. Akan kemana kita selanjutnya. Masih menjadi pekan tanya. Memenjarakan rapat sisa rasa. Atau sekilas kenangan belaka. Pada kabur kabar pelarian. Oleh kau sosok yang senonoh. Aku kapok telah kau kecoh.

6. Resah Dalam Asa

Pengarang: Khoiril Ilma (karya individu)

Jenis karya: kumpulan puisi

Jumlah halaman: 52 halaman

Blurb: Tak berkutik dihujani hal yang menggelitik. Angan pelik yang dikulik terik, raga nyentrik yang diusik rintik. Selamat kamu berhasil! Mengoyak dan mencabik-cabik. Resah dalam asa, yang tak lain adalah Dirimu Sendiri.

7. IRIDESCENT

Pengarang: Rayza Ilfie Azkya Ashgara (karya individu)

Jenis karya: kumpulan cerpen 

Jumlah halaman: 72 halaman

Blurb: “Kamu enggak penasaran siapa perempuan itu? Orang yang aku taksir?” Kirana terdiam beberapa waktu. Dia sangat ingin mengetahuinya, tapi jika itu membuatnya sakit hati maka ia tidak ingin. “Enggak, itu privasi kamu, sahabatan enggak harus tau semuanya kok. Lagian, aku enggak peduli siapapun itu, selama bisa membuat kamu bahagia,” tolak Kirana “Kalau orangnya kamu? Masih enggak peduli? (Kirana-Haikal, hal. 27-28)

8. Antologi Cerpen – Bittersweet

Pengarang: Lila Terlena/Indriyana Wahyu Astuti

Jenis karya:Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 52 halaman

Blurb: Dua cangkir kopi panas telah siap di depan mata. Lagi, hanya dalam diam kedua tangan itu bekerja. Kedua kopi diletakkannya di atas meja seraya mendudukkan bokongnya ke atas kursi kayu tua yang bukan main kerasnya. Ia mengehela napas. Matanya menatap kursi kosong dengan secangkir kopi panas tak bertuan di hadapannya. Sedetik kemudian senyum manis yang mungkin terasa miris bagi orang yang melihatnya itu terkembang perlahan. “Sudah lama sekali ya, Yah?”

9. Influunt

Pengarang: Shofi Nur Jannah

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 285 halaman

Blurb: Rasa itu datang dengan sendirinya, tanpa bisa dipaksakan. Bahkan ada juga yang terlambat menyadarinya. Manusia hanya perlu peka terhadap rasa itu. Karena beda penafsiran bisa saja salah arti. Perlunya menyikapi hal tersebut dengan bijak agar tak menyeseal pada akhirnya. Memang terkadang terlihat sangat semu dan hanya samar, namun jika ditelisik dan dipahami lebih dalam lagi pasti akan tau yang sebenarnya itu yang sperti apa dan bagaimana baiknya.

10. Seutas Tali

Pengarang: Dewangga Pujangga/Sukma A

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 117 halaman

Blurb: Kalian tahu namaku? Sudah pasti tidak. Namaku Arabella. Itu sudah nama lengkapku. Pendek sekali, bukan? Seperti itulah kebahagiaan yang sempat kurasakan dalam hidup. Sangat singkat. Oh, ya. Saat bertemu denganku, jangan heran jika kalian hanya akan melihat raut wajahku yang datar tanpa senyuman. Karena takdir hanya memberiku waktu tujuh tahun untuk tersenyum tanpa memberikan kembali seutas tali kebahagiaan yang pantas kuterima.

11. Kaleidoskop

Pengarang: Kapisa Merana

Jenis karya: Kumpulan Cerpen 

Jumlah halaman: 110 halaman

Blurb: Tidak. Kali ini aku tidak mau menurut. Aku tidak mau menjadi penerus dan tumbuh seperti mereka. Aku tidak mau. Aku ingin menjadi penulis. Titik. * Mimpi. Kealpaan diri. Labirin kegelapan. Juga pusaran rasa pada ombak kehidupan. Bersama menyelami senandung Kapisa melalui sekumpulan cerita pendek yang mengaduk rasa. Biarkan waktu yang menemani meski kita tahu takkan kembali. (Pintu Terlarang, Naily)

12. Acta Est Fabula

Pengarang: EV.WAHDANA

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 180 halaman

Blurb: “Gue emang salah, tapi gue nggak pernah anggap lo kesalahan, karena cuma sama lo, gue dapat rangkaian kisah seindah ini.” -Revian 

“Sama sekali nggak ada penyesalan atas kisah kita, aku menyebutnya sebuah proses pendewasaan yang indah.” -Beryl

13. Secrecy

Pengarang: Shofialimah Sulistyowenny

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 194 halaman

Blurb: Semua orang memiliki rahasia bukan?, tak terkecuali dengan 4 orang yang akan menjadi tokoh utama dalam cerita ini. Ketika perasaan tak terkendalikan masuk ke kehidupan mereka yang membuatnya menjadi rumit, ditambahkan dengan masalah-masalah pribadi mereka yang membuatnya semakin rumit. Akankah mereka akan jujur tentang perasaan dan rahasia mereka?, atau akan tetap menyimpannya sendirian? Namun dengan semua rahasia dan dengan semua perasaan yang tersimpan nanti terbongkar apa mereka bisa memperbaikinya dan tetap berteman seperti sekarang?

14. Mari Tersenyum untuk Selanjutnya Tertawa

Pengarang: Gloria Siwi

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 50 halaman

Blurb: Tergambar tawa untuk atmosfer rasa. Terputar kolase monokrom untuk hari tanpa warna. Ada yang tertawa untuk menutup luka. Ada yang menangis akibat suka. Ada yang diam padahal kepalanya beradu kata Perasaan, terlalu beraneka wujudnya. Bahkan ada yang hanya bisa tersenyum. Senyum dilanjut tawa. Senyum dibarengi air mata. Juga tidak bermakna. Hanya tersenyum.

15. Our Tale Lost In The Law Of The Moon

Pengarang: Marhalisa Ramadhani Ar.ridho

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 247 halaman

Blurb: “Apakah itu sebuah kejahatan, berjuang untuk apa yang memang menjadi milikku?”-A.G “Aturan hukum tidak akan mengubah keputusanku, karena bersamamu tidak ada dasar hukumnya.”-T.A “Ketika kata cinta tidak lagi mampu membuat dua orang bersama, di situlah kamu akan tahu betapa pahitnya menerima semua fakta yang ada.” –J.A

16. Pereception

Pengarang: Roshi Komatofa/ Za’ima Nabila Roshifa

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 120 halaman

Blurb: Anak terbuang tidak mengerti keinginan Iblis berusia 300 tahun yang sakit, tapi dia punya mimpi—harapan dari seseorang yang pernah merasakan jatuh dalam kesepian yang menjemukkan dan hampa. Saat itu, dia terlalu takut untuk mengatakannya. Setelah berbagai hal yang terjadi, dia khawatir keinginannya terlalu egois. Begitu penyesalan datang, pada kesempatan kedua ini … “Tolong tetap tinggal.”

17. Menggapai Samudera

Pengarang: Cemani T/ Isrina Dwi Septianingrum

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 315 halaman

Blurb: Aluna, gadis cantik dengan kepribadian unik dan ceria. Namun itu semua hanya untuk menutupi luka besar yang merubah seluruh hidupnya. Aluna hanyalah penderita PTSD yang ingin kembali jatuh cinta kepada seorang siswa bernama Samudra. Perjuangan Aluna untuk jatuh cinta kembali tidak mudah. Trauma yang disembunyikan perlahan disadari oleh Samudra. Aluna hanya ingin membuat lembaran baru, tanpa ada yang tahu seperti apa ia di masa lalu. Apa kini harapan itu masih ada? Bisakah Aluna menggapai cinta seorang Samudra?

18. Zahra Yuliati

Pengarang: Indranila Terlara

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 152 halaman

Blurb: Ada banyak momen dalam kehidupan—bahagia, kecewa, sedih, penyesalan, rasa takut …. Dalam satu kali hidup, beberapa orang hanya mengalami sebagian momen ini, beberapa lainnya merasakan seluruh pahit manisnya. Ini adalah kisah mengenai sekelompok orang yang saling berbagi nama dengan momen mereka masing-masing dan penyelesaian yang bermakna bagi mereka, juga bagi orang di sekitar mereka.

19. Pujangga

Pengarang: Kelompok Dewangga Pujangga

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 56 halaman

Blurb: Banyak kata yang ingin aku ungkapkan, tapi aku selalu ingin terdiam. Bisakah kamu mengerti dan memahamiku lewat “pujangga” buatanku?

20. Makna yang Tersirat

Pengarang: Mutiara El Hikmah

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 55 halaman

Blurb:Dalam ruang penuh misteri, mencoba melewati lorong waktu tak terkendali. Pikiran terkadang lambat mencari jalan keluar. Sedangkan, prasangka seringkali melukai diri. Bahkan seenaknya menyalahkan situasi dan kondisi. Sehingga lupa bersimpuh dan berharap pada Sang Ilahi. “Terkadang kita hanya perlu menjalani hidup dengan sepenuh hati, segala yang terjadi tentu punya makna tersendiri.”

21. Rekam: Resah Kawula Muda

Pengarang: Hana Kholifatul Husniyah

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: vii+60 halaman

Blurb: Sulit berbaur. Takut tidak memenuhi ekspetasi orang lain. Tak mau terlibat dalam hiruk pikuk dunia. Hingga merasa diri ini tak berarti. Keresahan-keresahan menyelimuti kawanan yang akan beranjak menuju fase dewasa, yaitu fase menerima. Keresahan-keresahan itu terekam apik dalam memori. Ini adalah fase yang tak bisa dihindari. Berat, namun akan selalu diingat. Mari kita tonton rekam kisah di buku ini agar kita bisa semangat dan mengambil hikmat.

22. Musim

Pengarang: Fitrothul Mukaromah

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 55 halaman

Blurb: Dan kelopak mawar pun risau,

Pada siapa ia harus menyorak,

kala hanya hampa

yang meruak antara sepasang

raga yang ditenggak bimbang.

*

Dan mereka berduyun-duyun,

menyapa kita yang tertegun

Dengan suara gaduh,

menghujani kita yang tersimpuh.

23. Hikikomori

Pengarang: Aura Syifa Maulana Winardi

Jenis karya: Novel

Jumlah halaman: 64 halaman

Blurb: Hiro mencuat terbangun dari tidurnya. Bayangan hitam yang melahapnya terasa sangat nyata. Kehidupan kejam mendadak merangkak menghampirinya. Ketakutan itu terus bertambah besar, merebut nyali dari relung dirinya. Keadaan yang terus memburuk membuatnya kehilangan keberanian untuk menghadapi dunia. Perjalanan menjadi Hikikomori merupakan sebuah alur kehidupan yang tak pernah ia harapkan sebelumnya. Namun, jalan ini ternyata membawanya kepada setitik cahaya, menemukan makna hidup yang tak bisa sembarang orang mendapatkannya.

24. Yang Resah, Kesah dan Singgah

Pengarang: Azkiya Hamidah

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 57 halaman

Blurb: Lambat laun, tanpa disadari, tanpa aba-aba atau bahkan kata permisi, pikiran buruk datang menjerat diri.

Membelenggu erat ketenangan yang tersimpan dalam liang sanubari.

Kehadirannya mengores beribu kegelisahan pada lembar imaji.

Kebingungan untuk mengakhiri terus bertambah seiring berjalannya hari.

Peperangan antar rasa dan pikiran semakin runyam tak terleraikan dari muka bumi.

Hingga pada akhirnya aku letih lalu, menghilang dan pergi.

25. Keluh Kesah Kehidupan

Pengarang: Adita Dwi Kurnia

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 50

Blurb: Manusia bukanlah mahluk sempurna. Kita kadang merasa lelah dengan kehidupan yang ada.

Tak apa untuk mengeluh sesekali. Luapkan saja semua emosi dalam diri. Jangan biarkan siapapun membatasi ekspresi yang kau miliki.

26. Ikatan Kata

Pengarang: Ahmad Mukti Wibowo

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 51

Blurb: Diikat oleh kata

Ikatan yang akan selalu kekal

Mengikat kata dengan tulis,

kelak bisa diguru saat tua

Tulisan kenangan sedih,

senang, marah, apapun ada.

27. Tentang Kisah

Pengarang: Tifa

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 67

Blurb: Buku ini berisikan beberapa kisah manusia dengan segala perasaan yang berkecamuk di hatinya. Tentang hati yang dipaksa merela, tentang mimpi yang tak kunjung menjadi nyata, juga tentang diri yang terbalut luka.

Tapi tak apa, sepahit apapun kisah yang sudah pernah terlewati akan ada hal indah yang menanti di ujung hari.

28. 1 Minggu

Pengarang: Miraima

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 58

Blurb: Apakah keputusanku benar? Jika iya, mengapa sulit sekali bertemu? Mengapa tepat setelah pertemuan itu, ia seakan lenyap dari permukaan bumi? Akankah aku bisa bertemu dengannya sekali lagi? Tetapi, dia tidak ingin aku menemuinya. Tetapi mengapa? Apa alasannya? Karena tidak ingin membuatku sedih? Itu tidak masuk akal. Tidak masuk akal, karena hanya aku yang tahu. Hanya aku yang tahu kalau kebahagiaanku adalah dia.

29. Tentang Cinta

Pengarang: Alya Putri Wijayanti

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 59

blurb: Apa yang salah jika kita merasa jatuh cinta dengan seseorang?

Cinta bagi setiap orang memiliki arti yang berbeda-beda. Cinta juga mengajarkan banyak hal untuk orang yang mengalaminya bisa sebuah keikhlasan, kebahagian, bahkan kesedihan. Cinta juga berkaitan dengan takdir. Takdir yang menentukan apakah kita bisa bersamanya atau tidak. Itulah tentang cinta.

30. June Mira

Pengarang: Alya Putri Wijayanti

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 84

Blurb: Minggu sore di taman itu masih sama. sepi seperti sebelumnya, June selalu datang terakhir, di genggamannya terdapat sebuah kantong berisi kanvas dan cat lukis. Sedangkan Mira sudah duduk di bawah pohon yang cukup besar di samping danau dengan pakaian serba putih.

31. Kecubung Mendayu

Pengarang: Kelompok 5 Kecubung Mendayu

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 169

Blurb: Para mata air tidak memiliki ingatan jangka panjang seperti kenangan atau mimpi. Mereka lahir dari esensi air, keturunan dari malaikat yang tak memiliki rupa Dan, saat peri penasaran muncul dari air dan mendengar tangisan hati bocah itu, dia tertarik pada makhluk hidup yang ternyata lebih muda lebih rapuh daripada dirinya. Peri yang membisu mengulurkan jari-jarinya, yang tak berbentuk, sedingin embun tengah malam dan selembut berkat yang turun dari langit, dan dengan lembut membelai pipi dan dahi bocah tersebut.

32. Sisa Pertemuan

Pengarang: Lazuardi Terasing

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 162

Blurb: Jika hadirmu adalah hadiah terindah oleh semesta, maka pisah adalah jeda terlama yang ingin aku tolak keberadaannya. Ini bukan akhir kisah, bukan pula pemberhentian di tengah jalan. Segalanya masih belum usai, kisah ini tetap akan kupeluk mesra, tak peduli apa kata dunia.

33. Sebuah Rasa Tanpa Suara

Pengarang: Ina Mardiana Putri

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: iv+100

Blurb:  Perasaan ini begitu semu

Kamu yang hanya bertanu

Aku yang ingin terus memelukmu

Tahukah kau jika disuatu tempat di sudut kecil bumi

ada seseorang yang sedang menantimu tahu

mencintaimu dalam diamnya

memeluk nama mu dalam harinya

hingga ia merekah bosan

menyerah meninggalkan angan

Ia tak tahu jika mencintaimu sendirian begitu menyakitkan

hingga harus memenggal rasa

tanpa suara

34. Not My Fault

Pengarang: Kindata

Jenis karya: novel 

Jumlah halaman: 127

Blurb: Kata siapa anak laki-laki selalu lebih di sayang oleh orang tuanya? Jung Ba Ram, remaja penikmat kacang almond yang juga seorang atlit muda berbakat harus rela menyerahkan semua yang dia sukai di tangan kedua orang tuanya yang selalu menatapnya dengan tatapan kebencian. Entahlah apa kesalahan yang pernah dia perbuat sebelumnya. Tidak hanya orang tuanya, kakaknya pun juga sangat membencinya.

35. The Side Of Life

Pengarang: Nikmatunasihah Muhrisya

Jenis karya: Kumpulan cerpen

Jumlah halaman: 68

Blurb: Berpikir bahwa dunia ini terlalu kejam padaku. Namun aku

lupa bahwa dunia bukan hanya tentang diriku.

Dunia lebih sakit karena dia terus disalahkan, kini aku sadar

bahwa semua ini bukan karena dunia ingin menyakitiku. Namun

karena dunia ingin diriku belajar menjadi orang yang kuat.

Dunia juga menyadarkanku bahwa tidak ada manusia yang

dapat kamu percaya atau menjadi sandaran selamanya.

Karena pada akhirnya selalu ada perpisahan, karena manusia

tidak abadi. Mereka datang silih berganti.

Buka lembaran baru, dengan jiwa baru. Melupakan masa

lalu. Maka kau akan temukan kehidupan yang baru.

36. Sebatas Angan Rindu

Pengarang: Tirta Puspa Arum

Jenis karya: Kumpulan puisi

Jumlah halaman: 54

Blurb: Sentuhan rindu masih membekas tajam di antara gundahku

Masih kucoba untuk meredam rasaku Menahan asaku atasmu

Mungkin, kau tak biarkan aku untuk selalu menantimu, Keterpurukanku dalam angan-angan, sungguh tak kau ketahui Lelah hatiku, sungguh semuanya terasa letih

Aku menanti sesuatu yang tak pasti.

37. Makna Mimpi

Pengarang: Rif’a Amrina (Sequoia)

Jenis karya: Kumpulan Cerpen

Jumlah halaman: 55

Blurb: Semua orang pernah bermimpi. Akan tetapi setiap mimpi selalu memiliki makna tersendiri. Ada berbagai macam perasaan di dalamnya yang tanpa disadari akan mempengaruhi kehidupan. Segala sesuatu mengenai mimpi berkaitan dengan perjuangan. Akan datang suatu waktu untuk merelakan apa yang dimiliki. Ingatlah, Tuhan telah membagi takdir menjadi dua macam, yaitu takdir yang bisa diubah dan takdir yang tidak bisa diubah.

38. Semesta dan Manusia

Pengarang: KECUBUNG MENDAYU/HANIF IMANDA PERMATASARI

Jenis karya: Kumpulan Puisi

Jumlah halaman: 64

Blurb: Waktu adalah bagian dari perjalanan hidup manusia. Tidak ada waktu yang dapat berputar kembali ke masa lalu ataupun melintas ke masa depan. Tapi kadang manusia melupakan tujuan dari hidup itu sendiri. Pertanyaannya, apa sebenarnya tujuan hidup yang singkat ini?

39. Kepada Yang Kusebut Sebagai Bulan

Pengarang: Arini Sa’adah

Jenis karya: Kumpulan Puisi 

Jumlah halaman: 150

Blurb:. Seonggok manusia yang terus belajar menjadi manusia. Mencari jalan untuk menang dengan menggantung angan dan cita di atas langit pengharapan. Untuk yang bertahan di atas singgasana hati. Untuk yang berjalan dengan banyak luka. Yang pernah sekali terjatuh, lalu bangkit, mencoba merangkak lalu berdiri dan kembali berjalan lagi.

Semua rasa ini untukmu, aku, dia, dan kita semua. Yang sedang dalam jalur perjuangan dan berada di bawah naungan doa. Tetap kuat dan kamu sudah bekerja dengan sangat keras sampai saat ini.

Related posts

Leave a Comment