Parum Memoria

Parum Memoria

Oleh: Scriptgurl

Hingar dan riuh itu perlahan menurunkan bahananya

Ketika kulihat senyum lebar di balik kaca pigura 

Aku membalas senyumnya, menaruh sejuta atensiku di situ

Semakin lama semakin lebar, tanpa sedikit pun ragu

Iya, aku melihatnya

Semuanya sama, termasuk rambut pendeknya

Kecuali satu hal, matanya tidak berkantung

Dan ia hanya menangisi luka yang nyata, bukan rasa berkabung

Related posts

Leave a Comment