Pembentukan Karakter Generasi Muda Berkualitas dan Berkebangsaan dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development Goals 2030

Pembentukan Karakter Generasi Muda Berkualitas dan Berkebangsaan dalam Rangka Mewujudkan Sustainable Development Goals 2030

Oleh: Adelia Puspita Rini

Sustainable Development Goals atau yang biasa dipahami sebagai Pembangunan Berkelanjutan adalah upaya untuk mencapai hasil-hasil pembangunan yang menggambarkan adanya kemajuan dalam hal pemberantasan kelaparan dan kemiskinan. Pembangunan berkelanjutan menargetkan tercapainya transformasi dalam berbagai bidang hingga tahun 2030 mendatang dan telah disepakati secara global oleh negara-negara di dunia baik dengan usaha secara langsung maupun tidak langsung. Perwujudan pembangunan berkelanjutan yang diusahakan secara global diyakini mampu memberikan hasil bagi keseluruhan hidup umat manusia yang lebih sejahtera dalam jangka panjang dengan mengentaskan masalah-masalah seperti kemiskinan, angka harapan hidup, pendidikan, keseteraan, akses infrastruktur, kesenjangan, isu lingkungan, stabilitas politik dan pertahanan, serta kerja sama antar negara.

Pembangunan berkelanjutan yang mencakup peningkatan kesejahteraan hidup secara menyeluruh dapat menjadi salah satu upaya dalam pemajuan bangsa dan negara. Hal itu dikarenakan kemajuan  sebuah bangsa dan negara diukur dari tingkat kesejaheteraan masyarakatnya danpembangunan berkelanjutan fokus utamanya berupa pensejahteraan kehidupan yang menyeluruh.Pembangunan infrastruktur yang memadai, pelayanan kesehatan yang terjangkau, akses pelayanan publik yang memuaskan, kelembagaan yang bebas dari korupsi kolusi nepotisme, produksi yang terjamin mutunya, pola distribusi dan logistik yang lancar, serta masih banyak lagi menjadi beberapa indikator kemajuan suatu bangsa dan negara.

Perwujudan pembangunan berkelanjutan tidak bisa terjadi begitu saja, ada beberapa faktor dan andil dari berbagai pihak yang diperlukan untuk mendukung perwujudannya, tak terkecuali peran aktif generasi muda (Victoria, 2022). Generasi muda adalah generasi yang mampu mengubah dunia dan menyelesaikan berbagai permasalahan dengan inovasinya dan sudut pandang pemikirannya. Oleh karenanya generasi muda yang berkualitas menjadi salah satu modal awal yang diperlukan untuk mewujudkan perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Kualitas tak hanya datang dari ketajaman pikiran, inovasi, maupun ambisi melainkan juga membutuhkan kualitas dari karakter. Generasi muda dengan karakter-karakter berkualitas seperti ulet, jujur, berwibawa, berempati, dan mau begerak serta peduli terhadap nasib bangsanyalah yang diperlukan sebagai modal perubahan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karakter-karakter mulia yang mencerminkan pemuda pancasila dan persatuan kebhinekaan yang bisa mengubah bangsa ini.

Karakter berkualitas dan berkebangsaan dalam diri pemuda dianggap menjadi salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan pembangunan berkelanjutan yang mencita-citakan kehidupan sejahtera bagi masyarakat luas. Pemuda yang berkarakter akan tersentuh hatinya untuk menegakkan keadilan, ia akan bergerak untuk membantu sesamanya yang kesulitan dan mengecam ketidakadilan sosial yang menimbulkan kesenjangan, kemiskinan, dan kebodohan. Ketika andil dalam pemerintahan, pemuda-pemuda berkarakter akan menciptakan budaya politik yang bersih dan menjalankan pemerintahan dengan penuh rasa tanggung jawab. Mereka akan membuka mata dan pikiran terhadap gelapnya isu-isu permasalahan sosial yang menerpa bangsanya seperti kesenjangan ekonomi, ketidakmerataan pendidikan, kurang terjangkaunya akses kesehatan, dan isu-isu berkaitan lainnya. Sebagai hasilnya, lapangan-lapangan pekerjaan yang baru akan dibuka, mutu sekolah dan pengajarnya akan dibina dan ditingkatkan, infrastruktur kesehatan akan ditambah dan jaminan kesehatan dapat dimiliki hingga masyarakat menengah kebawah. Namun tentu saja, kesemua hal tersebut akan sulit diwujudkan jika tidak didukung dengan upaya pemberdayaan dan pembentukan karakter unggul berkualitas dan berkebangsaan bagi generasi mudanya.

Nilai-nilai kehidupan bermasyarakat sosial serta norma-norma juga ditanamkan pada seseorang selama ia tumbuh besar. Tetapi kesemua upaya tersebut ditantang oleh era globalisasi yang membawa berbagai paham, pemikiran, dan budaya baru yang dapat mengikis karakter berkualitas dan berkebangsaan dari pemuda. Akar dari budaya korupsi tersebut juga memunculkan berbagai permasalahan yang masih banyak dijumpai sekarang seperti pembangunan infrastruktur yang tertunda karena biaya yang membengkak, tidak tersalurnya bantuan sosial masyarakat miskin, hingga akses pelayanan publik yang kurang merata terutama pada bidang kesehatan di beberapa wilayah Indonesia.

Berkenaan dengan hal tersebut, pembentukan dan pembinaan karakter untuk menciptakan generasi muda yang unggul sangatlah berperan dan perlu untuk lebih digalakan. Pembinaan dan pembentukan yang dapat penulis tawarkan disini adalah perbaikan kurikulum pendidikan yang dilakukan secara terus menerus dengan mengikuti tuntutan perkembangan zaman dapat menjadi langkah yang menyeluruh untuk mewujudkan pendidikan karakter. Andil orang tua di rumah dan masyarakat sekitar sebagai tempat tumbuh kembang seorang anak dapat menjadi langkah dasar untuk pembentukan karater unggul sejak dini. Semua anggota masyarakat bergerak mendukung untuk menciptakan lingkungan sosial yang ramah dan sehat sebab lingkungan sekitarlah yang menjadi tempat interaksi seorang anak sebelum menginjak dunia luar. Lembaga dan pemerintahan juga dapat berupaya dengan mendukung implementasi nilai-nilai karakter berkualitas dan berkebangsaan dalam pemerintahan sebagai cerminan dari bangsanya. Terlebih pentingnya lagi adalah kesadaran dari dalam diri pemuda sendiri mengingat perannya sebagai bagian dari agen transformasi. Pemuda dapat berupaya dengan belajar sungguh-sungguh, mulai memberikan perhatian terhadap isu-isu sosial yang terjadi di sekitarnya, mau menyuarakan pandangannya dan menawarkan solusi terkait isu-isu yang beredar di masyarakat, serta mau bergerak turun dalam rangka mengabdi dan meningkatkan kemajuan baik di bidang politik, pengembangan infrastruktur, pemerataan pendidikan dan pengajaran, dan lain-lain.

Dengan demikian, pembentukan karakter berkualitas dan berkebangsaan pada diri generasi muda yang unggul sangatlah penting untuk di upayakan, melihat kenyataan yang ada mengenai kualitas karakter dan mentalitas pemuda di era globalisasi sekarang ini banyak mengalami penurunan. Isu-isu serta masalah yang mendera Indonesia kita tercinta ini takkan bisa selesai dengan sendirinya, untuk itu sebagai pemuda yang merupakan agen transformasi dan kunci utama untuk mendukung keberhasilan pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 mendatang diperlukan modal karakter berkualitas dan berkebangsaan untuk mewujudkan transformasi menyeluruh demi kesejahteraan bangsa dan negara kita.

Daftar Pustaka

Badan Pusat Statistik, 2016. Potret Awal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Budiwibowo, S., 2016. Membangun pendidikan karakter generasi muda melalui budaya kearifan lokal di era global. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 3(01).

Rahayu, M.S., 2020. Strategi Membangun Karakter Generasi Muda yang Beretika Pancasila dalam Kebhinekaan dalam Perspektif Keutuhan Negara Kesatuan Repiblik Indonesia. Jurnal Pendidikan, 28(3), pp.289-304.

Kemitraan Partnership, 2022. PENTINGNYA PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI TANAH PAPUA. (2022, April 12). Retrieved 11 23, 2022, from Kemitraan Partnership: https://www.kemitraan.or.id/kabar/pentingnya-peran-generasi-muda-dalam-pembangunan-berkelanjutan-di-tanah-papua

Related posts

Leave a Comment