PUISI – Surat Tua

0
27

Oleh: Andre Lontong

Darahku memutih

Tak seperti menceritakan melati

Oleh senja yang memakan-makan

Hinggap lalat tersisa

-1

 

Waktu itu detik

Hanya kepalan puing rima

Masih menyisah ingat

Dan langkah terus bersajak-sajak

-2

 

Kemarin tak bubar-bubar

Ku pegang masih cenayang

Oleh kudus tak bernokhta

Ku jemari penah melekat

-3s

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here