MENGHASILKAN KARYA TULIS ILMIAH


Oleh: Asri Diana Kamilin

         Karya Tulis Ilmiah atau yang selanjutnya disingkat KTI merupakan tulisan yang disusun berdasarkan kaidah ilmiah dalam kelompok tertentu. Dalam menulis sebuah karya ilmiah, tidak dapat digunakan pedoman dan aturan yang berlaku pada diri sendiri, tetapi pedoman dan aturan yang berlaku pada kelompok tertentu (Gillett, 2003)[1].  DR. Janah Sojanah, M.Si. mendefinisikan KTI sebagai “karya yang memenuhi syarat keilmuan, yaitu:

  1.      Isi berada pada lingkup pengetahuan ilmiah
  2.      Menggunakan metode berpikir ilmiah
  3.      Sosok tulisan keilmuan”.

Tujuan penulisan karya ilmiah ialah untuk menyampaikan gagasan penulis atas suatu fenomena/ permasalahan. Walaupun penulis menggunakan pendapat orang lain dalam menulis karyanya, tidak berarti penulis hanya menulis ulang gabungan pemikiran penulis lain, melainkan harus memperhatikan pula pandangan/ gagasan pribadi penulis yang bersangkutan.

Beberapa bentuk karya ilmiah yakni buku pelajaran, makalah dan artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal. Pada bagian ini, akan dibahas mengenai karya tulis ilmiah yang diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Lomba Karya Tulis Ilmiah merupakan perlombaan bidang kepenulisan ilmiah yang diadakan oleh lembaga/ institusi tertentu. Berbeda dengan penulisan Program Kreatifitas yang memberikan kebebasan tema, LKTI biasanya memiliki tema tertentu yang menjadi persyaratan bagi para pesertanya. Misalnya Lomba Karya Tulis Ilmiah Psikologi Nasional yang diadakan UIN Jakarta, mengusung tema: a)Religius Psikologi,  b)Positif Psikologi dan c)Kognitif Psikologi.  Atau ada pula yang menggunakan tema lebih umum seperti pada Lomba Karya Tulis Ilmiah LIPI dengan pembagian IPA, IPS, dan teknologi. Dalam perlombaan, kesesuaian karya dengan tema merupakan unsur utama diterimanya karya.

KTI yang dilombakan dapat berupa gagasan, hasil penelitian atau solusi yang telah diterapkan yang disusun berdasarkan format pengada lomba tersebut.

Format/ sistematika penulisan KTI biasanya berbeda pada setiap lomba, namun secara umum terdapat bagian pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah), tinjauan pustaka, metode penulisan, pembahasan, penutup (kesimpulan dan saran).

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah persyaratan-persyaratan teknis, seperti syarat batasan halaman, mekanisme penulisan, penyertaan kartu identitas dan lain sebagainya.

Berikut merupakan beberapa rekomendasi LKTI yang bisa diikuti dalam waktu dekat:


[1] Dalam Winarno, Y., Suhardiyato, T., Zhoesin, E. Karya Tulis Ilmiah Sosial Menyiapkan, Menulis dan Mencermatinya.