4 April 2020

Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis

Universitas Negeri Malang

Esai – Gaya Hidup Hedonisme di Kalangan Mahasiswa Saat Ini

Gaya Hidup Hedonisme di Kalangan Mahasiswa Saat Ini

Oleh: Septyane Hamidah

 

Teknologi di era globalisasi telah berkembang dengan pesat dan dapat mengakibatkan perubahan sosial semakin berkembang dengan cepat pula. Dengan berkembangnya zaman yang diiringi oleh berkembangnya teknologi, maka akan muncul sifat hedonisme di kalangan masyarakat. Sifat hedonisme merupakan bagian dari identifikasi perubahan sosial. Mahasiswa juga mempunyai peran dalam perkembangan zaman saat ini karena mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat yang termasuk dalam kategori generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan.

Sifat hedonisme lebih condong kepada mahasiwa, karena pada masa remaja setiap orang sedang bimbang mencari tahu siapa dia yang sebenarnya. Pada masa ini sifat hedonisme dengan mudah mampu menjadi pilihan yang menarik untuk mahasiswa. Jadi tidak salah jika akan cenderung condong ke pihak mereka dan terpengaruh untuk terus mengikutinya dari waktu ke waktu. Peran sifat hedonisme yang mahasiswa miliki di kampus turut akan mempengaruhi kehidupan sosialnya juga.

Hedonisme juga menyebabkan hilangnya peran mahasiswa sebagai agent of change atau sebagai suatu agen perubahan. Pemikiran mahasiswa yang harusnya kritis mampu menjadikan pandangan berbeda dan mengalami kemajuan sehingga mudah mencapai tujuan bersama. Perilaku mahasiswa tersebut bisa menghasilkan perubahan yang cukup besar dan menjadikan seorang pemimpin benar-benar akan melaksanakan amanatnya karena merasa sedang diawasi oleh peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Mahasiswa mempunyai banyak semangat untuk melakukan berbagai perubahan bangsa pada ini, akan tetapi pengaruh hedonisme yang saat ini menjadi virus maupun penyakit sosial dengan mudah merambah ke ruang lingkup mahasiswa.

Adanya suatu fenomena dan gaya hidup hedonisme yang semakin marak memberikan pengaruh kepada mahasiswa saat ini. Gaya hidup hedonisme yang terdapat di kalangan mahasiswa atau mahasiswi, dapat tercermin dari perilaku sehari-hari mereka. Dengan kebiasaan mereka yang selalu ingin hidup mewah dan serba kecukupan, misalnya: berfoya-foya bersama teman-teman dan “nongkrong” di kafe yang mahal dengan berfoto-foto yang akan di upload di Instagram untuk menunjukkan status sosial mereka serta belanja di mall dan plaza. Gaya hidup mahasiswa saat ini adalah gaya hidup kelas menengah ke atas dengan gaya hidup yang serba modern. Ketika para mahasiswa bertemu maka akan lebih berbicara tentang masalah fashion dan bermacam bentuk hedonisme lainnya.

Suatu pilihan gaya hidup hedonisme sangat menarik bagi mahasiswa saat ini. Dengan gaya hidup hedonism, maka akan berdampak pada sifat kecenderungan mahasiswa untuk lebih memilih hidup yang enak, mewah, dan serba kecukupan tanpa harus mereka bekerja keras. Adapun remaja yang gaul sudah mampu memenuhi standar tren saat ini, yaitu: minimal harus mempunyai gawai yang canggih, baju bermerek, serta dandanan yang selalu mengikuti mode saat ini. Beruntung bagi mereka yang termasuk dalam golongan keluarga menengah ke atas, sehingga mereka dapat memenuhi semua tuntutan kriteria dan kebutuhan yang mereka inginkan tersebut. Akan tetapi bagi yang tidak mampu atau dalam golongan keluarga menengah ke bawah dan ingin cepat seperti itu, pasti jalan pintaslah yang akan ditempuh untuk memenuhi standar tren yang berkembang saat ini.

Jika perilaku hedonisme pada kalangan mahasiswa dibiarkan begitu saja, ini akan menjadi racun bagi dunia pendidikan, terutama pendidikan tinggi atau di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, orang tua memiliki peran penting dalam pengawasan untuk mendidik anak-anaknya. Selain itu perlu kesadaran dalam diri mahasiswa itu sendiri.

Gaya hidup tersebut mampu menjadi perubahan sosial dengan munculnya beberapa pola dari setiap individu untuk mendapatkan kesenangan demi memenuhi kepuasan pada dirinya. Kebiasaan gaya hidup hedonisme menyebabkan berbagai dampak pada perkembangan yang baik bagi pendidikan atau masyarakat Indonesia sendiri, terutama akan berpengaruh pada kurang kritisnya pola mikir mahasiswa saat ini. Melihat dari fenomena tersebut, maka baik pemerintah maupun mahasiswa harusnya lebih mengerti dari individu masing-masing.

 

Catatan :Esai ini dimuat dalam Buku INKISH VOLUME 6.0 Diterbitkan atas Kerjasama UKM Penulis Universitas Negeri Malang dan Penerbit Kuncup

DAFTAR RUJUKAN

Kompas.com.. Hedonisme Budaya Mahasiswa. Online. (https://www.kompasiana.com/nisaprobo/5930dd94709773654ec9230c/hedonisme-budaya-mahasiswa) diakses pada tanggal Selasa 25 Juni 2019 pukul 20.56 WIB.

Kompas.com. Hedonisme di kalangan mahasiswa masa kini. Online. (https://www.kompasiana.com/nensidwieputri/580737ff6f7a61a827118136/hedonisme-di-kalangan-mahasiswa-masa-kini) diakses pada tanggal Selasa 25 Juni 2019 pukul 20.34 WIB